Memantau tekanan darah dan kadar kolesterol secara rutin adalah langkah penting untuk mengurangi risiko stroke. Tekanan darah yang tinggi dan kolesterol berlebih dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah serta meningkatkan kemungkinan stroke. Mengukur tekanan darah di rumah menggunakan alat digital dapat membantu mendeteksi perubahan sejak dini. Selain itu, pemeriksaan darah secara rutin untuk mengetahui kadar kolesterol juga sangat dianjurkan, terutama bagi orang dengan riwayat keluarga memiliki penyakit jantung atau stroke.
Pola makan berperan besar dalam mengontrol tekanan darah dan kolesterol. Mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, garam, dan gula dapat menurunkan risiko penyumbatan pembuluh darah. Sebaliknya, menambahkan makanan kaya serat, sayuran, buah-buahan, dan ikan yang mengandung omega-3 dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap sehat. Perubahan pola makan ini sebaiknya dilakukan secara konsisten agar memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan jantung.
Olahraga teratur juga membantu mengontrol tekanan darah dan kolesterol. Aktivitas fisik seperti berjalan kaki, berenang, atau bersepeda minimal 30 menit setiap hari dapat meningkatkan sirkulasi darah dan menguatkan jantung. Selain itu, menjaga berat badan ideal dan menghindari stres berlebih akan mendukung kesehatan sistem kardiovaskular secara keseluruhan. Dengan kombinasi pemantauan rutin, pola makan sehat, dan olahraga, risiko stroke dapat diminimalkan secara signifikan.
